01
Des
08

Smiling Sky



smiling_sky, originally uploaded by erwan3003.

Smiling Sky, The Picture taken by Danu Putra Wijaya with Lumix DMC -FX10 at December 1, 2008.

Iklan

14 Responses to “Smiling Sky”


  1. 1 Desember 2008 pukul 22:14

    Gampangan di edit di photoshop daripada nungguin langitnya senyum Wan.

  2. 2 Desember 2008 pukul 00:37

    Weh…. tidak seperti jika gambar aseli 😀 Nilai rasanya itu lho…. tak terucapkan dengan kata *halah, opo to iki*

  3. 2 Desember 2008 pukul 00:39

    lho garis di bawah bulan itu garis apa? kabel?
    wooo, kirain langitnya sudah pecah …..

    salam,

  4. 2 Desember 2008 pukul 00:57

    He em, itu kabel. Langit bisa pecah to?

  5. 5 aura
    3 Desember 2008 pukul 21:15

    wahh,,,bintang n bulan deket ya…
    ini yang dulu pernah dek ira lihat,,,
    mas erwan sempet g percaya dulu… 😀

  6. 4 Desember 2008 pukul 10:51

    Eh… wan, kemaren temenku cerita, kalo dia beberapa hari yang lalu lihat pemandangan yang sama 🙂 hehe, bulan dan bintang senyum buat Indonesia

  7. 4 Desember 2008 pukul 16:11

    @aura : Bintang dan bulan deket? Secara harafiah ato imaji Dik Aura saja? Setahu saya, bulan itu satelit alam bumi, dan bintang terdekat dengan bumi adalah matahari yang berjarak rata-rata 148.000.000 km dari bumi (CMIIW). Lagian itu bukan bintang kok, melainkan Yupiter dan Venus. Bulan tampak cekung karena adanya Parallax.

    @anggiaj : bulan dan bintang tersenyum untuk Indonesia, maka marilah kita teriakkan “HIDUP MASYUMI!!!” waka ka ka ka kak :))

  8. 8 ranto
    4 Desember 2008 pukul 19:30

    itu asli ndak bos?

  9. 4 Desember 2008 pukul 19:49

    Ya… aseli ta ya…… jadi inget lagunya Scorpions yang bunyinya “We all walk under the same moon, then why, why can’t we live as one?”

    Mas Ranto, apa kabar Warnet-nya??? eh apa nama warnetnya? Warnet Bangka ya?

  10. 7 Desember 2008 pukul 21:52

    allahu akbar……, memang langit penuh dengan yang macem2… ada yang asiiin… ada yang aseeemmm… ada yang maniiisss… ada ada aja.

  11. 7 Desember 2008 pukul 22:09

    Mas, yang dibahas ini langit, bukan kembang gula. Piye to Mas????

  12. 12 Desember 2008 pukul 16:23

    Betul, saya juga liat kok, cuma jarak antara bulan dan bintang begitu dekat. Jadinya yaa kek sketsa wajah dengan senyum manis. Muanissssssss banget lah.

  13. 15 Desember 2008 pukul 11:24

    Akhirnya bulan dan bintang tersenyum pada kita yang ada di bumi.
    piye kabare pak Erwan ?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: