31
Okt
08

The Inner Light

Without going out of my door
I can know all things of earth
Without looking out of my window
I could know the ways of heaven

The farther one travels
The less one knows
The less one really knows

Without going out of your door
You can know all things of earth
Without looking out of your window
You could know the ways of heaven

The farther one travels
The less one knows
The less one really knows

Arrive without travelling
See all without looking
Do all without doing

The Inner Light adalah lagu yang ditulis oleh George Harrison, pertama kali dirilis oleh The Beatles pada album Lady Madonna. Lirik lagu ini adalah hasil gubahan Bab 47 Kitab Tao Te Ching Laozi, kitab yang memuat ajaran dasar Taoism.

The Beatles merekam lagu ini dengan menampilkan George Harrison sebagai vokalis utama dengan John Lenon dan Paul McCartney sebagai vokalis latar. Track Instrumen lagu ini direkam di Bombay, India, selama sesi Wonderwall Music pada Januari 1968.

Berikut interpretasi lirik lagu The Inner Light dalam Bahasa Indonesia :

Tanpa berjalan keluar dari pintuku,
Aku dapat mengetahui semua hal di dunia,
Tanpa melihat keluar dari jendelaku,
Aku dapat mengetahui jalan ke surga.

Semakin jauh seseorang berjalan,
Semakin sedikit yang diketahuinya,
Semakin sedikit yang benar-benar diketahuinya.

Tanpa berjalan keluar dari pintumu,
Kau dapat mengetahui semua hal di dunia,
Tanpa melihat keluar dari jendelamu,
Kau dapat mengetahui jalan ke surga.

Semakin jauh seseorang berjalan,
Semakin sedikit yang diketahuinya,
Semakin sedikit yang benar-benar diketahuinya.

Mendatangi tanpa menempuh perjalanan,
Melihat semua tanpa melihat,
Mengerjakan semua tanpa bekerja.

Lagu ini mengingatkan kita untuk menyelam lebih dalam ke samudera spiritual kita, menziarahi relung-relung jiwa kita. Banyak orang mengira, dengan menziarahi tempat-tempat yang dianggap suci akan didapatkan pencerahan spiritual. Mohon maaf, kalaupun akhirnya di sana kawan-kawan kita itu mendapatkan peningkatan kesadaran, itu adalah hasil pengembaraan batin mereka, bukan pengembaraan fisik yang mereka lakukan. Pengembaraan fisik itu hanya katalisator saja dari proses pencerahan itu.

Iklan

2 Responses to “The Inner Light”


  1. 17 November 2008 pukul 12:22

    Wah, mas-nya pengamatan kejiwaan ya?he2x, becanda wan. btw, pencerahan yang bener gmn si? Ntr takutnya ngaku2x nabi lagi,

  2. 18 November 2008 pukul 13:59

    Apapun yang membawamu pada kesadaran yang lebih tinggi ( bijak to aku 😀 ). Misalnya Mas Anggi akhirnya menyimpulkan bahwa Mas Anggi adalah Seorang Nabi atau Seorang Mesiah, gak apa-apa….. yang penting….. jangan bilang siapa-siapa kalo Mas Anggi itu Nabi atau Mesiah. Gampang kan?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: