29
Jul
08

Cita-cita Violet (1 dari 3)

Karya : Kahlil Gibran

Ada setangkai violet yang molek dan harum, hidup dengan tenteram di antara teman-temannya dan terayun-ayun dengan bahagia di tengah bunga-bunga lainnya dalam taman yang sunyi. Suatu pagi saat mahkotanya dihiasi dengan butir-butir embun, dia menengadahkan kepalanya dan memandang sekitar; dia melihat setangkai mawar yang tinggi lagi tampan tegak dengan angkuh dan menjangkau tinggi ke dalam langit, laksana sebuah suluh terbakar di dalam sebuah lampu zamrud.

Violet membuka bibir birunya dan berkata, “Alangkah sialnya aku di antara bunga-bunga ini, dan betapa rendah kedudukan yang kutempati dalam kehadiran mereka! Alam menciptakanku begitu pendek da miskin… Aku tinggal begitu dekat dengan bumi dan aku tak bisa mengangkat kepalaku ke arah langit biru, atau memalingkan parasku ke matahari, seperti yang dilakukan mawar.”

Mawar itu mendengar kata-kata tetangganya; dia tertawa dan menyahut, “Alangkah aneh ucapanmu! Kau beruntung, tapi kau tak bisa memahami keberuntunganmu. Alam menganugerahkan padamu wewangian dan keindahan yang tidak ia berikan kepada apa saja yang lain… Sisihkanlah pikiranmu dan merasalah puas, dan ingat dia yang merendahkan hatinya akan jadi mulia, dan dia yang memuliakan dirinya akan menjadi hancur.”

Violet menjawab, “Kau menghiburku karena kau memiliki apa yang kuidamkan… Kau mencoba menyakitkan hatiku dalam pengertian bahwa kau benar… Betapa kesakitan adalah penyebaran kata-kata nasehat dari orang yang beruntung untuk hati yang sengsara! Dan betapa kesahajaan adalah kekuatan manakala ia berdiri sebagai penasehat di antara yang lemah!”

(Bersambung….)

Iklan

4 Responses to “Cita-cita Violet (1 dari 3)”


  1. 1 painem
    30 Juli 2008 pukul 08:35

    referensinya apik tenan. tulis lagi donk pusinya kahlil gibran yang sendok dan garpu.

  2. 2 ais
    13 November 2009 pukul 22:36

    test 1,2,3 dicuba…

  3. 4 ais
    13 November 2009 pukul 23:11

    iyo…btul3x…
    haghaghag…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: