Karya : Kahlil Gibran
Ada setangkai violet yang molek dan harum, hidup dengan tenteram di antara teman-temannya dan terayun-ayun dengan bahagia di tengah bunga-bunga lainnya dalam taman yang sunyi. Suatu pagi saat mahkotanya dihiasi dengan butir-butir embun, dia menengadahkan kepalanya dan memandang sekitar; dia melihat setangkai mawar yang tinggi lagi tampan tegak dengan angkuh dan menjangkau tinggi ke dalam langit, laksana sebuah suluh terbakar di dalam sebuah lampu zamrud.
Lanjutkan membaca ‘Cita-cita Violet (1 dari 3)’

