Buah Karya : Sapardi Djoko Damono
Tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu
Tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu
Tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu


trus pripun meneh ko ga enten kelanjutane
masih kurang untuk tipe puisi ending ataupun klimak ga kelihatan
Ya…. biarkan mengalir seperti darah dalam tubuh kita, kemudian genangan telaga darah akan menjadi sukma, sukma yang akan bergelombang menjadi kehidupan.