Dalam sejarah berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia, tertulislah kisah tentang lahirnya azas atau dasar negara Indonesia yaitu Pancasila, yang artinya hari ini ( 1 Juni ) telah resmi disebut sebagai Hari Kelahiran Pancasila. Pidato tak tertulis Ir. Soekarno di depan Dokuritu Zyunbi Tyoosakai pada tanggal 1 Juni 1945 ketika sidang membicarakan “Dasar (Beginsel) Negara kita”, merupakan alasan penetapan 1 Juni sebagai Hari Kelahiran Pancasila.
Tetapi saya tidak di sini tidak akan menulis tentang makna falsafah Pancasila atau tentang sejarah kelahirannya, saya hanya ingin menampilkan sebuah puisi karya Al-Mukarom K.H. Mustofa Bisri yang berjudul KEMBALIKAN MAKNA PANCASILA, selamat membaca!
selama ini di depan kami
terus kalian singkat-singkat pancasila
karena kalian takut ketauan
sila-sila yang kalian maksud
sila-sila yang kalian anut
tidak sebagaimana yang kalian tatarkan
kepentingan-kepentingan sempit sesaat
telah terlalu jauh menyeret kalian
maka pancasila kalian pun selama ini adalah :
KESETANAN YANG MAHA PERKASA
KEBINATANGAN YANG DEGIL DAN BIADAB
PERSETERUAN INDONESIA
KEKUASAAN YANG DIPIMPIN OLEH MIKMAT KEPENTINGAN DALAM KEKERABATAN / PERKAWANAN
KELALIMAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA
dan sorga kamipun menjadi neraka
di depan dunia ibu pertiwi menangis memilukan
merah-putihnya di cabik-cabik
anak-anaknya sendiri bagai serigala
menjarah dan memperkosanya
o, gusti kebiadaban apa ini ?
o, azab apa ini ?
gusti,
sampai memohon ampun kepada Mu pun
kami tak berani lagi


mas email Mas Ap?
by praz telupha
Saya jawab langsung ke email Dik Praz aja, okey